TANGERANG Radar CNN Online– Sejak matahari baru meninggi, Kawasan Batik di Kelurahan Sindangsari sudah dipadati oleh warga. Kehadiran massa yang antusias ini bukan untuk mengunjungi pasar malam, melainkan demi memanfaatkan program "Kabupaten Tangerang Melayani". Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang memboyong "Mal Pelayanan Publik" atau yang akrab disebut Maplay langsung ke tengah pemukiman masyarakat.
Melalui terobosan ini, warga Kecamatan Pasar Kemis kini tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke Pusat Pemerintahan Kabupaten di Tigaraksa. Cukup berjalan kaki dari rumah, berbagai urusan administrasi penting bisa langsung diselesaikan di tempat.
Bagi para sopir angkutan, pedagang pasar, pengemudi ojek daring, hingga guru honorer, mengurus dokumen negara sering kali dirasa memberatkan. Mereka harus mengorbankan waktu kerja, mengeluarkan biaya transportasi ekstra, dan mengantre sejak subuh. Melalui Maplay, stigma birokrasi yang rumit itu dipangkas. Kini, giliran pemerintah yang proaktif mendatangi warga.
"Pelayanan publik yang baik itu bukan diukur dari gedung tinggi yang jauh dari jangkauan. Pelayanan itu harus seperti warung di ujung gang; mudah dicari, ramah dalam penyambutan, dan tuntas urusannya," ujar Camat Pasar Kemis, Haji Nurhanudin, saat membuka kegiatan tersebut secara resmi, Sabtu (20/6/2026).
Delapan Layanan Terintegrasi yang Dibuka untuk Warga:
1. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil: Melayani pembuatan KTP pemula untuk anak, pemutakhiran Kartu Keluarga (KK), hingga penerbitan akta kelahiran dan akta perkawinan.
2. Badan Pendapatan Daerah: Membuka loket pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pajak reklame, dan pajak daerah lainnya. Pajak yang dihimpun ini nantinya dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk infrastruktur jalan, penerangan, dan fasilitas sekolah yang layak.
3. Layanan SIM Keliling: Memfasilitasi perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dengan proses cepat tanpa antrean panjang.
4. Layanan STNK/Pajak Kendaraan Keliling: Melayani pembayaran pajak tahunan kendaraan bermotor dan pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).
5. Layanan BPJS Kesehatan: Menyediakan konsultasi kepesertaan dan informasi manfaat jaminan kesehatan.
6. Konsultasi Perizinan Usaha: Memberikan pendampingan gratis bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Pasar Kemis untuk mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB) dan izin edar lainnya.
7. Layanan Informasi dan Pengaduan Administrasi: Petugas siap mengarahkan dan memberikan solusi agar warga tidak kebingungan terkait berkas yang kurang.
8. Layanan Pendukung Lainnya: Disesuaikan secara fleksibel dengan kebutuhan masyarakat setempat pada hari pelaksanaan.
Guna mengantisipasi kejenuhan warga selama menunggu antrean, panitia menyuguhkan hiburan sederhana yang menyemarakkan suasana. Tidak hanya itu, ajang ini juga melibatkan para pelaku usaha mikro dan kecil binaan Kecamatan Pasar Kemis.
Sambil menunggu dokumen selesai diproses, warga dapat membeli aneka jajanan dan produk lokal. Dengan konsep ini, Maplay terbukti tidak sekadar menyelesaikan urusan surat-menyurat, melainkan juga sukses memutar roda ekonomi warga sekitar.
Sejumlah pejabat teras Pemkab Tangerang tampak hadir memantau langsung jalannya pelayanan. Di antaranya Sekretaris Disdukcapil Kabupaten Tangerang Hedi Mochamad Hertadi, Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk Wisnu Wardana, serta Sekretaris Camat Pasar Kemis Supiyani beserta jajarannya. Mereka tidak sekadar memantau, tetapi juga turun langsung menyapa dan mendengarkan keluhan warga satu per satu.
"Harapan kami sederhana saja. Semoga kegiatan jemput bola seperti ini bisa berjalan secara konsisten, terjadwal berkala, dan mampu menjangkau wilayah pelosok kampung yang warganya paling membutuhkan namun paling jauh dari akses layanan," tambah Camat Nurhanudin.
Bagi Pemerintah Kabupaten Tangerang, percepatan administrasi ini memiliki dampak domino yang besar. KTP yang cepat selesai berarti anak-anak bisa segera mendaftar sekolah. Pajak yang berjalan lancar berarti perbaikan fasilitas publik bisa dipercepat. Sementara SIM yang aktif menjamin para pekerja transportasi dapat mencari nafkah di jalan raya dengan tenang dan aman.
Redaksi:Yusuf
Editor:Agl



Posting Komentar