BANYUWANGI Radar CNN Online– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Lapas Banyuwangi menerjunkan sejumlah warga binaan untuk terjun langsung dalam program bedah rumah bagi warga kurang mampu.
Aksi kemanusiaan ini menyasar kediaman Ibu Musriah yang berlokasi di Kelurahan Pakis, Kecamatan Banyuwangi. Lokasi ini dipilih secara khusus karena berada di wilayah yang sama dengan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Paswangi milik Lapas. Tidak sekadar memberikan bantuan, para warga binaan juga bergotong-royong menjadi tenaga pelaksana utama dalam proses pembangunan fisik rumah tersebut.
Kepala Lapas Banyuwangi, Solichin, turun langsung memimpin sekaligus mengawasi jalannya kegiatan. Ia menegaskan bahwa program ini merupakan representasi dari kepedulian pemasyarakatan terhadap kondisi sosial masyarakat sekitar.
"Program bedah rumah ini adalah wujud nyata kepedulian kami kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami ingin kehadiran Lapas memberikan dampak langsung yang positif dan dapat dirasakan oleh lingkungan sekitar," ujar Solichin di sela-sela kegiatan, Kamis (11/6).
Solichin menambahkan, keterlibatan dalam program ini juga menjadi bagian krusial dari proses reintegrasi sosial bagi para warga binaan. Melalui kerja bakti ini, diharapkan tumbuh nilai-nilai positif dalam diri mereka sebagai persiapan sebelum nantinya benar-benar kembali ke tengah masyarakat.
"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya membawa manfaat fisik bagi penerima bantuan, tetapi juga mampu menumbuhkan semangat kepedulian dan jiwa gotong royong di dalam diri warga binaan. Ini adalah bekal berharga agar mereka menjadi pribadi yang lebih baik," imbuhnya.
Langkah humanis yang diinisiasi oleh Lapas Banyuwangi ini mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah setempat. Lurah Pakis, Moch Farid Isnaini, yang turut hadir di lokasi, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian dan aksi nyata yang ditunjukkan oleh jajaran Lapas serta para warga binaan.
"Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas bantuan serta kepedulian dari Lapas Banyuwangi. Sinergi ini sangat membantu warga kami untuk mendapatkan hunian yang lebih layak," tutur Farid.
Sementara itu, suasana haru sekaligus bahagia menyelimuti Ibu Musriah selaku penerima manfaat. Rasa syukur yang mendalam tak mampu ia bendung saat melihat rumahnya mulai diperbaiki secara gotong royong.
"Saya sangat bersyukur dan berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada Lapas Banyuwangi dan Pemkab. Semoga kebaikan ini membawa berkah bagi kita semua," ungkap Musriah dengan mata berkaca-kaca.



Posting Komentar