TANGERANG, BANTEN Radar CNN Online– Isak tangis haru dan ungkapan syukur tak terbendung pecah di Kampung Mandeg RT 12/RW 03, Desa Sasak, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Kamis (25/06/2026). Rumah yang dulunya rapuh, bocor saat hujan, berdinding retak, dan beralaskan tanah, kini telah bertransformasi menjadi Rumah Layak Huni (RLH) yang kokoh dan sehat berkat Program Bedah Rumah dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tangerang.
"Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada Pemda, Dinas Perkim, Pemdes Sasak, serta Ketua KPS (Kelompok Pelaksana Swakelola) Kecamatan Mauk, Ibu Hj. Any Badriyah beserta jajarannya. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Sekarang kami bisa menempati rumah yang layak dan aman," ujar salah satu warga Penerima Manfaat (KPM) dengan mata berkaca-kaca sembari menyaksikan huniannya yang sedang dalam proses perampungan.
agi warga setempat, rumah yang layak bukan sekadar bangunan fisik, melainkan fondasi awal dari kesejahteraan keluarga. Dengan hunian yang nyaman, anak-anak dapat lebih fokus belajar dan kesehatan keluarga menjadi lebih terjamin.
Program transformasi dari Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi RLH ini gencar dilakukan oleh Pemda Kabupaten Tangerang melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pemakaman (Perkim). Menggunakan sistem stimulan swakelola, program ini juga membangkitkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Pegawai Dinas Perkim Kabupaten Tangerang, Ari, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata instruksi dan kepedulian dari Bupati Tangerang demi mengangkat taraf hidup masyarakat bawah.
"Kami menjalankan program ini sebagai bentuk nyata kepedulian pemerintah agar warga bisa hidup tenang dan nyaman. Ini adalah upaya berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat," jelas Ari.
Pihak Dinas Perkim menambahkan, program bedah rumah ini merupakan salah satu strategi krusial dalam menekan angka kemiskinan ekstrem di wilayah Kabupaten Tangerang. Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, proses verifikasi dilakukan secara ketat dengan indikator prioritas:
- Status kepemilikan lahan yang sah.
- Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
- Kondisi fisik rumah yang memenuhi kriteria rusak berat pada komponen atap, dinding, dan lantai (Aladin).
Apresiasi tinggi juga datang dari Pemerintah Desa (Pemdes) Sasak yang menilai program sinergis ini berjalan sangat transparan dan berdampak langsung. "Pemdes bertindak sebagai jembatan. Anggaran dan eksekusi sepenuhnya didukung Pemkab Tangerang. Ini menjadi bukti konkret bahwa negara hadir untuk warga yang paling membutuhkan," ungkap perwakilan Pemdes Sasak.
Melalui program ini, tersirat doa dan harapan besar dari warga Mauk untuk kemajuan daerahnya. Menutup momentum penuh haru tersebut, warga mendoakan agar program mulia ini terus berlanjut. "Tangerang Gemilang, Tangerang Jaya, Makmur, Sentosa, dan rakyatnya sejahtera," pungkas warga penuh optimisme.
Program ini merupakan bantuan stimulan perumahan swadaya yang ditujukan untuk merehabilitasi rumah tidak layak huni milik warga prasejahtera. Guna pengajuan atau informasi lebih lanjut mengenai kriteria penerima bantuan, warga dapat berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Sasak atau Dinas Perkim Kabupaten Tangerang.


Posting Komentar