Abah Edy Macan Puji Solidaritas MADAS Sedarah: Pengamanan Unit XL7 di Tangerang Bukti Nyata Kekompakan Lintas Wilayah

TANGERANG Radar CNN Online— Roda solidaritas berputar tanpa batas ketika panggilan darurat bergema dari ujung timur ke tanah perantauan. Sebuah insiden ketegangan di jalan raya Kota Tangerang berhasil diredam secara gemilang berkat kesigapan luar biasa dari organisasi kemasyarakatan MADAS Sedarah. Peristiwa ini bermula ketika sebuah unit kendaraan roda empat jenis Suzuki XL7 berpelat nomor L 1686 AEY asal Jawa Timur, dihadang dan terancam disita secara paksa oleh sekelompok debt collector. Berada dalam posisi terdesak, pemilik kendaraan langsung melayangkan permohonan bantuan kepada H. Mahrus selaku Wakil Panglima DPC MADAS Surabaya, yang seketika meneruskan koordinasi lintas wilayah kepada rekan-rekan di Tangerang.

Menanggapi instruksi tersebut, barisan MADAS Sedarah Kota Tangerang langsung bergerak cepat tanpa buang waktu meluncur menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kehadiran kilat para anggota di lapangan menjelma menjadi perisai pelindung yang mematahkan segala bentuk intimidasi di jalan raya. Langkah taktis ini menegaskan bahwa ikatan kekeluargaan dan kepedulian antarsesama anggota tidak pernah mengenal jarak, membuktikan bahwa ormas ini selalu hadir sebagai garda terdepan dalam membela hak-hak warga yang terhimpit.

Sesampainya di lokasi, situasi sempat memanas antara pihak penagih utang dan massa ormas yang mengawal ketat pemilik kendaraan. Namun, dengan kepala dingin serta pendekatan yang terukur, Wakil Ketua Umum MADAS Sedarah Tangerang yaitu Abang Sanjaya langsung mengambil langkah taktis di lapangan. Melalui koordinasi yang matang, persuasif, dan bersinergi langsung dengan pihak Polsek setempat, negosiasi pun berjalan sukses. Upaya arogan dan pemaksaan kehendak yang hendak dilakukan oleh para penagih utang akhirnya digagalkan total di tempat.

Kemenangan moral dan hukum ini berbuah manis bagi sang pemilik kendaraan. Unit Suzuki XL7 tersebut dipastikan tetap berada di tangan pemilik sahnya dan tidak jadi ditarik oleh pihak leasing. Peristiwa ini sekaligus menjadi edukasi publik yang kuat bahwa penyelesaian sengketa pembiayaan kendaraan wajib melalui koridor hukum perdata yang sah di pengadilan, bukan melalui aksi premanisme jalanan yang meresahkan masyarakat luas.

Melihat kekompakan yang begitu solid ini, Abah Edy Macan selaku Ketua Bidhub (Bidang Hubungan TNI dan Polri) langsung memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran keluarga besar MADAS Sedarah. Beliau menilai bahwa keberhasilan di Tangerang ini merupakan cerminan dari jiwa korsa, disiplin organisasi, dan rasa persaudaraan yang sangat kuat di antara para anggota. Abah Edy Macan berharap semangat kebersamaan ini terus dijaga agar ormas senantiasa menjadi wadah yang solutif, tegas, humanis, serta konsisten membawa manfaat nyata bagi masyarakat di mana pun berada.

Redaksi:Team

0/Post a Comment/Comments

Logo PT Edy Macan Multimedia Center
Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Anda