GRESIK Radar CNN Online – Ketua DPP MADAS Sedarah Surabaya, Abah Edy Macan, melakukan kunjungan ke Dewan Pimpinan Cabang (DPC) MADAS Sedarah Gresik untuk menindaklanjuti sejumlah aduan masyarakat terkait penyitaan barang dagangan milik warga, khususnya dalam perdagangan rokok.
Kunjungan tersebut disambut Ketua DPC MADAS Sedarah Gresik, H. Moc Salim, sebagai bagian dari koordinasi organisasi dalam merumuskan langkah-langkah penyelesaian yang dinilai tepat serta berpihak pada kepentingan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Abah Edy Macan menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh penegakan hukum yang profesional, tegas, dan berkeadilan. Namun, menurutnya, pelaksanaan penegakan hukum juga harus memperhatikan aspek kemanusiaan dan kondisi sosial ekonomi masyarakat kecil.
"Penegakan hukum harus berjalan, tetapi jangan sampai mengabaikan rasa keadilan. Banyak pedagang kecil yang berusaha bertahan hidup di tengah kondisi ekonomi yang sulit. Mereka perlu diberikan pembinaan dan solusi, bukan hanya tindakan yang membuat mereka semakin terpuruk," ujar Abah Edy Macan.
Ia menjelaskan, masih banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang belum sepenuhnya memahami ataupun mampu memenuhi seluruh persyaratan administrasi karena terkendala birokrasi dan keterbatasan modal usaha.
Menurutnya, bagi sebagian besar pedagang kecil, usaha tersebut merupakan satu-satunya sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, membiayai pendidikan anak, serta mencukupi kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
Abah Edy Macan juga mengimbau Pemerintah Provinsi Jawa Timur, pemerintah kabupaten/kota, serta seluruh pemangku kepentingan agar menghadirkan kebijakan yang memberikan kepastian hukum tanpa menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Ia menambahkan, tidak sedikit masyarakat yang rela menjual barang berharganya demi memperoleh modal usaha agar tetap dapat berdagang dan menghidupi keluarganya. Karena itu, menurutnya, pendekatan yang mengedepankan pembinaan dan dialog perlu menjadi prioritas.
Selain itu, pihaknya turut menyoroti perlunya komunikasi yang lebih terbuka antara instansi terkait dengan masyarakat. Aspirasi warga, kata dia, seharusnya didengar dan dijadikan bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan maupun pelaksanaan penegakan hukum di lapangan.
Melalui kunjungan ini, MADAS Sedarah berharap seluruh pihak dapat membangun sinergi untuk menciptakan penegakan hukum yang berkeadilan, sekaligus memberikan perlindungan dan kepastian berusaha bagi masyarakat kecil agar tetap dapat menjalankan usahanya secara legal dan berkelanjutan.
Redaksi: Bambang
Posting Komentar