BANGKALAN Radar CNN Online— Ketua Umum Asosiasi Pewarta Indonesia (API), Moch Syamsul Arifin, angkat bicara mengenai belum adanya penjelasan terbuka dari Satreskrim Polres Bangkalan terkait isu dugaan praktik "atensi bulanan" rokok ilegal. Isu tersebut sebelumnya dikaitkan dengan aktivitas kendaraan tertentu dan menyeret nama Unit Pidsus Satreskrim Polres Bangkalan.
Syamsul Arifin menyayangkan sikap tertutup dari pihak kepolisian yang dinilai belum memberikan penjelasan kepada publik. Menurutnya, ketika sebuah isu menyangkut institusi penegak hukum beredar luas, klarifikasi resmi sangat penting untuk meluruskan informasi dan mencegah berkembangnya spekulasi liar.
- Jika tidak benar: Pihak berwenang dapat langsung membantah dan meluruskan informasi.
- Jika ada indikasi pelanggaran: Harus diproses melalui mekanisme internal yang berlaku.
"Kalau memang tidak benar, sampaikan bahwa itu tidak benar. Kalau perlu dilakukan pemeriksaan internal, silakan dilakukan. Jangan sampai masyarakat hanya mendapatkan informasi sepihak," tegas Syamsul Arifin.
Hingga saat ini, informasi terkait dugaan "atensi bulanan" maupun keterlibatan kendaraan tertentu (seperti pikap Suzuki Carry dan Nissan Evalia) belum dapat dinyatakan sebagai fakta hukum. Prinsip praduga tak bersalah tetap harus dikedepankan.
Namun, upaya konfirmasi awak media yang belum mendapat respons dari Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Ariek Triyasworo, S.H., M.H., dinilai menjadi kendala tersendiri dalam menghadirkan pemberitaan yang berimbang. Pertanyaan jurnalis diposisikan sebagai fungsi kontrol sosial, bukan sebagai vonis atau tuduhan bersalah.
API meminta Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo, S.I.K., M.H. bersama unsur Propam untuk memberikan perhatian serius. Pengawasan internal diperlukan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut:
- Membersihkan Nama Baik: Jika pemeriksaan membuktikan tidak ada keterlibatan personel, hal ini akan memulihkan marwah institusi.
- Penegakan Aturan: Sebaliknya, jika terbukti ada pelanggaran, penanganan secara profesional dan transparan diharapkan bisa dilakukan.
Perhatian publik kini tertuju pada langkah responsif Polres Bangkalan demi menjaga kepercayaan publik dan memastikan transparansi informasi tetap terjaga.
Redaksi:Aziz

Posting Komentar