PROBOLINGGO, Radar CNN Online – Matinya lampu penerangan jalan (PJU) di Jalan Mastrip, RT 01/RW 02, sebelah utara Masjid Besar Ar Raudlah, tepatnya di depan sebuah mushollah, diduga turut meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 14 Agustus 2026 sekitar pukul 18.30 WIB. Seorang anak yang merupakan putra dari Humas Madas Sedarah DPC Kota Probolinggo sedang beristirahat dari kegiatan mengaji untuk membeli jajanan. Saat hendak menyeberang jalan, korban kemudian tertabrak oleh pengendara sepeda motor.
Kondisi lokasi yang minim penerangan menjadi perhatian keluarga korban. Penerangan jalan di kawasan tersebut diketahui dalam kondisi mati, sehingga jarak pandang pengguna jalan pada waktu petang menjadi terbatas.
Orang tua korban berharap kondisi tersebut segera mendapat perhatian dan dilakukan perbaikan oleh pihak terkait. Menurutnya, penerangan jalan bukan sekadar fasilitas, tetapi juga merupakan bagian penting dalam menjaga keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak yang beraktivitas di sekitar permukiman, mushollah, dan tempat mengaji.
“Kami berharap lampu penerangan jalan ini segera diperbaiki. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi dan menimpa anak-anak maupun warga lainnya,” harap orang tua korban.
Pihak keluarga juga meminta agar kondisi PJU di sepanjang Jalan Mastrip, khususnya di sekitar RT 01/RW 02 utara Masjid Besar Ar Raudlah, dapat segera diperiksa dan ditindaklanjuti.
Perbaikan penerangan diharapkan dapat dilakukan sesegera mungkin demi menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi pejalan kaki, anak-anak, maupun pengendara yang melintas, terutama pada waktu petang hingga malam hari.
Redaksi: Team

Posting Komentar