Mencekam! Tiga Pemuda Krian Sidoarjo Dikeroyok Gengster Saat Beli Rokok, Korban Alami Luka Parah di Pelipis

SIDOARJO Radar CNN Online— Aksi kekerasan jalanan yang diduga melibatkan sekelompok gengster kembali meresahkan warga Kabupaten Sidoarjo. Tiga orang pemuda menjadi korban pengeroyokan brutal saat hendak membeli rokok di Jalan Tuang Klagen, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, pada Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 00.00 WIB dini hari.

Ketiga korban yang masing-masing berinisial R, A, dan P, semula berboncengan mengendarai sepeda motor menuju sebuah warung Madura terdekat. Namun di tengah perjalanan, mereka mulai merasa dibuntuti oleh orang tak dikenal.

Korban R menceritakan detik-detik mencekam saat dirinya bersama rekan-rekannya diadang oleh kawanan pelaku.

"Awalnya kami mau beli rokok sekitar pukul 00.00 WIB. Di jalan, ada empat orang yang usianya lebih tua dari kami mengendarai dua sepeda motor menyuruh kami berhenti. Karena takut, kami tetap melaju," ujar R saat dikonfirmasi.

Laju kendaraan korban akhirnya berhasil dihentikan oleh para pelaku yang berjumlah lebih banyak. Tanpa banyak bicara, para pelaku langsung melancarkan aksi pengeroyokan secara fisik.

"Karena kami kalah jumlah, pelaku akhirnya berhasil memberhentikan kami dan langsung memukuli bagian kepala. Salah satu teman kami tertinggal, sementara saya berlari untuk mencari pertolongan kepada warga," ungkap R.

Dalam kondisi panik, R bergegas menuju warung kopi terdekat untuk meminta bantuan. Pemilik warung yang menerima laporan tersebut kemudian berinisiatif menghubungi Lurah Clumprit. Berkat respons cepat, sang lurah langsung turun tangan ke lokasi dan mengantarkan ketiga pemuda tersebut pulang ke kediaman masing-masing.

Akibat pengeroyokan keji tersebut, korban R dan A mengalami luka memar di bagian kepala serta pusing hebat. Sementara itu, korban P menderita luka paling parah dengan kondisi pelipis robek akibat hantaman benda tumpul.

Insiden ini meninggalkan trauma mendalam bagi para korban. R mengaku kini merasa ketakutan jika harus beraktivitas di luar rumah pada malam hari.

Mewakili rekan-rekannya, R mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polsek Krian dan Polresta Sidoarjo, agar segera meningkatkan intensitas patroli dan pengamanan. Terutama di kawasan-kawasan yang minim penerangan jalan umum (PJU) agar tidak dimanfaatkan oleh kelompok kriminal jalanan untuk beraksi.

"Harapan kami kepada Polsek Krian dan Polresta Sidoarjo agar memperketat penjagaan di wilayah hukumnya supaya kejadian serupa tidak terulang. Kami juga meminta agar penerangan jalan diperhatikan, agar tidak lagi dijadikan sarang gengster," tegas R.

Selain itu, R turut mengimbau kepada sesama anak muda di Sidoarjo agar lebih waspada dan menghindari aktivitas keluar malam jika tidak ada kepentingan yang mendesak.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian sektor Krian maupun Polresta Sidoarjo masih dalam upaya konfirmasi dan belum memberikan keterangan resmi terkait insiden dugaan pengeroyokan berandalan bermotor tersebut.

Redaksi:Aziz

0/Post a Comment/Comments

Logo PT Edy Macan Multimedia Center
Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Anda