KEBUMEN Radar CNN Online— Kualitas dan mutu pembelajaran Al-Qur’an akan terlihat secara nyata ketika hasil prosesnya diuji secara langsung. Hal inilah yang tercermin dalam kegiatan Uji Publik/Munaqosyah santri TPQ Darul Ulum Gedungong, Kecamatan Sadang, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.
Acara ini diselenggarakan bagi para santri yang telah menyelesaikan tahap pembelajaran Al-Qur’an menggunakan Metode Al-Insyirah—sebuah metode yang dikenal praktis, mudah, dan menyenangkan. Prinsip tersebut dibuktikan langsung melalui kemampuan santri dalam membaca Al-Qur’an di hadapan para penguji, disaksikan langsung oleh para wali santri dan masyarakat luas.
Bertindak sebagai tim penguji dalam Munaqosyah kali ini adalah Ust. Agus Faeshol dan Ust. Aziz Nur Richman, S.Ag. Berkat persiapan yang matang, kegiatan berlangsung dengan baik, lancar, tertib, dan penuh antusiasme. Kehadiran para wali santri dan masyarakat juga menjadi bentuk dukungan luar biasa terhadap perkembangan buah hati mereka dalam belajar Al-Qur’an.
Lebih dari sekadar evaluasi kemampuan bacaan, kegiatan Uji Publik ini mengemban beberapa tujuan strategis, di antaranya:
- Transparansi Hasil: Melaporkan progres dan hasil pembelajaran secara langsung kepada orang tua atau wali santri.
- Evaluasi Mutu: Menjadi instrumen penting bagi pengajar untuk terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas metode pembelajaran ke depan.
- Peningkatan Mental & Motivasi: Melatih keberanian, mental, serta menumbuhkan rasa percaya diri santri untuk tampil di hadapan publik sekaligus memacu prestasi mereka.
Uji Publik/Munaqosyah ini merupakan wujud nyata pertanggungjawaban proses pendidikan Al-Qur’an kepada orang tua dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, para santri diharapkan semakin termotivasi untuk terus belajar, memperdalam ilmu Al-Qur’an, serta tumbuh menjadi generasi yang mencintai dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Metode Al-Insyirah — Belajar Al-Qur’an lebih mudah, praktis, menyenangkan, dan berkah.

Posting Komentar