Menebar Berkah di Tanah Leluhur: Warga Dusun Ploro dan Sumurgenuk Gelar Sedekah Bumi Penuh Khidmat

 

LAMONGAN, 9 Oktober 2026 Radar CNN Online– Di tengah hamparan persawahan yang menjadi batas antara Dusun Ploro dan Dusun Sumurgenuk (SURO)—sebuah lokasi penuh sejarah—ribuan jemaah tampak antusias memadati area persawahan demi mengikuti malam puncak acara Sedekah Bumi, Pengajian, dan Bersholawatan, Jumat malam (9/10).

Acara yang dihelat tepat pukul 19.00 WIB ini merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan rezeki dan berkah yang telah dirasakan oleh masyarakat setempat. Terwujudnya tradisi luhur ini tidak lepas dari prakarsa tokoh muda Harry Firmansyah, didukung penuh oleh para tokoh masyarakat serta perangkat desa setempat yang berkomitmen melestarikan warisan para leluhur.

Rangkaian kegiatan sakral ini sebenarnya telah dimulai sejak hari sebelumnya, yaitu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 16.00 WIB, diawali dengan pembacaan surat Yasin dan tahlil bersama di makam umum Dusun Sumurgenuk dan Dusun Ploro.

Malam puncak acara dibuka dengan khidmat melalui pembacaan tahlil yang dipimpin oleh Bapak H. Asim, S.Pd. dan Bapak H. Karso, S.Pd., yang kemudian dilanjutkan dengan doa bersama dipimpin oleh H. Drs. Samiono dan Ustadz Ghufron, S.Pd.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Ustadz Sopyan menyampaikan rasa syukur serta ucapan terima kasih mendalam kepada seluruh jajaran panitia dan masyarakat yang telah bergotong-royong menyukseskan acara ini. Senada dengan hal tersebut, perwakilan tokoh masyarakat sekaligus Kasun Ploro, Bapak Mustain, berharap agar tradisi sedekah bumi dapat dijadikan agenda rutin tahunan sebagai sarana mempererat silaturahmi dan wujud syukur kepada Sang Pencipta.

Suasana semakin bergemuruh penuh cinta kasih saat majelis bersholawat dimeriahkan oleh lantunan merdu Sholawat Tammama dari Langitan, membuat para jemaah khusyuk bersenandung bersama.

Puncak acara diisi dengan pengajian umum oleh KH. Syamsul Anam, selaku pengasuh Pondok Pesantren Soko Limo Gendong Kulon, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan kisah bermakna seputar hakikat sedekah bumi, yang disimak dengan penuh khidmat oleh seluruh warga yang hadir. Beliau juga mengenang kembali jejak dakwah para sesepuh dan Walisongo dalam menyebarkan ajaran Nabi Muhammad SAW serta para sahabatnya di tanah Jawa.

Sebagai penutup rangkaian acara, doa bersama dipanjatkan sekali lagi dengan penuh kekhusyukan. Rangkaian malam penuh berkah ini akhirnya ditutup dengan tradisi makan bersama dari hasil gotong-royong seluruh warga Dusun Ploro dan Sumurgenuk (SURO), mencerminkan kebersamaan dan kerukunan yang erat antarwarga.

Redaksi:AWH

0/Post a Comment/Comments

Logo PT Edy Macan Multimedia Center
Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Anda