JAKARTA Radar CNN Online— Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat (PP) PERISAI Syarikat Islam, Muhammad Nur Ohoitenan, menyampaikan imbauan tegas kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi atau flyer ajakan kerusuhan yang beredar di media sosial tanpa verifikasi yang jelas.
Maraknya informasi yang belum terverifikasi dinilai patut disikapi secara bijak. Terdapat indikasi upaya pihak tak bertanggung jawab yang sengaja memanfaatkan ruang digital untuk menyebarkan ketakutan serta membangun persepsi bahwa situasi nasional sedang berada dalam kondisi mengkhawatirkan.
Masyarakat diimbau untuk tidak ikut serta menyebarkan konten atau informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya.
- Berhenti sejenak dan lakukan verifikasi sebelum meneruskan informasi.
- Satu informasi yang tidak valid dapat menyebar luas, menimbulkan kepanikan, hingga mengganggu aktivitas sosial serta ekonomi masyarakat.
- Menutup ruang bagi pihak-pihak yang berupaya memperkeruh suasana dan memecah belah bangsa.
"Kalau informasi itu belum jelas, jangan diteruskan. Kita harus berhenti sejenak, cek sumbernya, dan pastikan kebenarannya. Jangan beri ruang bagi pihak yang ingin memperkeruh suasana atau memecah persatuan," tegas Muhammad Nur Ohoitenan.
Menyambut HUT ke-81 RI, seluruh elemen bangsa diajak untuk menjadikan momentum kemerdekaan sebagai pengingat pentingnya memperkuat persatuan dan kesatuan nasional. Perbedaan pandangan politik maupun pendapat merupakan hal yang wajar dalam alam demokrasi, namun menjaga persaudaraan dan keutuhan bangsa harus selalu ditempatkan di atas segalanya.
“Kita boleh berbeda pandangan, tetapi jangan kehilangan persaudaraan. Tidak perlu takut dan panik. Mari kita jaga ketenangan, jangan mudah terprovokasi, dan bersama-sama menjaga Indonesia,” pungkasnya.
Redaksi:Matsahri

Posting Komentar