MADAS SEDARAH PASURUAN KAWAL KETAT SENGKETA LAHAN WARGA, PROYEK DIDUGA TAK MAMPU TUNJUKKAN LEGALITAS SERTIFIKAT

 

PASURUAN, Radar CNN Online - Organisasi Masyarakat Madura Asli Sedarah (MADAS) Kota Pasuruan turun langsung mendampingi warga dalam memperjuangkan hak atas sengketa tanah miliknya.

Siang ini, Sabtu (03/10/2026), MADAS Sedarah Kota Pasuruan mendampingi Bapak M. Safii, warga pemilik lahan seluas lebih dari 2.5 hektar yang kini tengah berkonflik dengan pihak proyek.

Menurut keterangan M. Safii, kejanggalan bermula sejak tahun 2018. Lahan hak miliknya yang bernilai miliaran rupiah, tiba-tiba dieksekusi dan dilakukan pengukuran sepihak. Saat itu, tanahnya hanya dihargai Rp 400 juta untuk keseluruhan.

Seiring berjalannya waktu, nilai tawar naik hingga Rp 2 miliar, namun tidak pernah ada kesepakatan karena harga tersebut dinilai jauh dari nilai wajar untuk lahan seluas 2,5 hektar.

Puncaknya terjadi siang ini. Pihak proyek datang dengan membawa klaim sertifikat dan berencana melakukan pengeboran di atas lahan sengketa. Namun saat diminta menunjukkan legalitasnya, pihak proyek tidak dapat membuktikan keabsahan sertifikat yang mereka bawa, sebagaimana ditegaskan oleh Pak Safii di lokasi.

Sempat terjadi ketegangan di lapangan. Berkat pengawalan ketat dari MADAS Sedarah Kota Pasuruan, rencana pengeboran dan eksekusi lahan tersebut akhirnya batal dilakukan.

"Alhamdulillah, dengan didampingi MADAS Sedarah, eksekusi tidak jadi dilakukan," ujar salah satu anggota di lokasi

apapun akan kita upayakan terkait lahan yg kita perjuangkan MADAS SEDARAH DPC PASURUAN KOTA / RAYA siap mengawal pemilik lahan hingga terjadi kata sepakat dan terbayar dari PT SIER surabaya maka dari itu jika tidak ada kata sepakat untuk membayar kami harap dan memohon jgn ada kata mendirikan bangunan apapun di lahan milik kluarga besar Bpk SAFI'I

Untuk memperkuat haknya, M. Safii telah melengkapi dokumen kepemilikan berupa Petok C dan Legalisir Petok C dari Kelurahan yang diterbitkan pada bulan Februari tahun 2024.

Hingga berita ini diturunkan, pihak proyek belum memberikan keterangan resmi terkait keabsahan sertifikat yang dipersoalkan warga.

Di hadiri Anggota Madas Sedarah 

Panglima : M Amin 

Ketua Pac & Bidhub Tni Polri : AHSAN HABIBI

Ketua Pac : H ISMAIL

Humas : Samsu

Bidhub tni polri : M Heppi

Atas intruksi Ketua pasuruan H zulfikar

Redaksi: Team

0/Post a Comment/Comments

Logo PT Edy Macan Multimedia Center
Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Anda